Sunday, 1 March 2015

TEKS ULASAN FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK

‘’ Patahnya Hati Seorang Zainuddin’’

Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck merupakan film drama romantic yang diadaptasikan dari novel yang berjudul sama karangan Buya Hamka . film ini di sutradai oleh Sunil Soraya . dengan masa riset dan produksinya selama 5 tahun film ini sukses menjadi film karya rumah produksi Soraya intercine film termahal yang pernah dibuat

Dikisahkan  dengan latar  zaman dulu tahun 1930. Zainuddin (Herjunot Ali ) seorang laki – laki yang berasal dari Makasar pergi berlayar menuju tanah kelahiran ayahnya di Batipuh . Diantara indahnya ranah minangkabau ia bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Hayati ( Pevita Pearce ) , yang merupakan kembang desa di daerahnya . pada akhirnya seiring berjalannya waktu merekapun jatuh cinta

Layaknya orang yang sedang jatuh cinta mereka pun ingin melanjutkan hubungannya tetapi tidak di restui melainkan karena alasan Zainuddin bukanlah seorang berdarah minang asli dan tidak termasuk pria mapan . karena itu ia disuruh pergi dan Zainuddin pun pergi ke Padang panjang untuk memperdalam ilmunya yang sebelumnya hayati mengatakan bahwa ia akan menunggunya tetapi janji itupun sendiri dilanggar Hayati yang memilih untuk menikah dengan Aziz (Reza Rahadian) seorang pria mapan . Hal itu pun diketahui Zainuddin  , merasa kecewa dan patah hati Zainuddin didorong sahabatnya Bang muluk ( Randy Nidji) untuk bangkit dan dorongan sahabatnya itupun sukses membuat ia menjadi berhasil dan kaya .

Ditengah kesuksesannya Zainuddin pun kembali bertemu Hayati dengan suaminya yang sedang mengalami kesulitan ekonomi dengan kebaikan hatinya ia pun memperbolehkan hayati dan suaminya tinggal dirumahnya hingga suatu ketika Aziz pun meninggal dunia dan hayati pun disuruh pulang kekampung halamannya dengan menaiki sebuah kapal . selang perjalanan kapal yang di tumpangi Hayati pun tenggelam dan Hayati pun meninggal dunia.

Melihat endingnya kemiripan film ini bisa dilihat dengan film Titanic yang menampilkan alur romantisme namun didalam film Titanic dijelaskan dengan rinci bagaimana kapal itu bisa tenggelam dan jika di  film ini tragedi tenggelamnya kapal sangatlah tidak jelas dan durasinya sangatlah cepat di akhir perfilman namun mengapa judul film ini ‘’ Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck’’ ? bukankah judul merupakan tema sebagian besar dari isi ? .

Sangat disayangkan film ini sangatlah menipu jika dilihat dari posternya yang menampilkan tragedi kapal yang ingin tenggelam dan juga judulnya.  film ini dimuat dengan latar tahun 1930 pun juga hanya menampilkan latar seaadanya dengan menggambil setting kota tua,  editanya pun juga kurang bagus dan sangat terlihat editan ketika kapal itu tenggelam. film ini juga seharusnya bisa dengan sedikit teliti lagi dilihat dari batu nisan yang bertuliskan ‘’ hayati ‘’ padahal sebelumnya saat ia membeli tiket  bertuliskan ‘’ hajati’’ karena mengikuti tukisan zaman dulu. dilihat dari kekurangannya ini pun bisa ditutupi dengan acting para pemain yang cukup bagus dan kisah cinta yang menarik membuat para penonton masuk kedunianya .


Dari penggambaran film tersebut kita dapat pelajaran untuk tidak patah semangat hanya karena patah hati dan betapa pentingnya peran sahabat dalam kehidupan tidak hanya ada dalam senang teteapi dalam duka . cinta juga tidak memandang harta ataupun siapa dia dari mana dia karena rezeki juga tidak ada yang tau dan bukan manusia yang menentukan .kata2 indah buya hamka juga dapat diambil dari dialog2 film ini.



Sekian teks ulasan yang saya buat untuk memenuhi tugas sekolah bahasa indonesia saya . mohon masukannya ya ^_^