Wednesday, 8 April 2015

Teks ulasan film Refrain

Refrain adalah sebuah film drama yang berceritakan tentang kisah cinta dunia remaja di zaman ini. Film ini diangkat dari novel berjudul sama karangan Winna Efendi dan disutradarai oleh Fajar Nugros dan Achmad Haqi sebagai penulis skenario (kelahiran 1990) . Film ini dirilis pada 20 Juni 2013.

Mengisahkan perjalanan Niki (Maudy Ayunda) dan Nata (Afgansyah Reza) dalam menemukan cinta mereka. Niki dan Nata telah bersahabat sejak kecil., Keduanya saling melengkapi. Karena orang tua keduanya juga yang sering bekerja diluar kota dan rumah mereka bersebelahan mereka jadi menghabiskan waktu bersama tidak hanya disekolah tetapi dirumah bahkan ada sebuah Trampoline untuk mereka berdua dipekarangan rumah nata. Setelah mereka bertahun-tahun bersahabat, ternyata ada warna yang berbeda saat Niki dan Nata menginjak bangku SMA. Hadir sosok Annalise (Chelsea Elizabeth Islan), siswi pindahan. Ibu annalise adalah model terkenal dan ternya idola yg sangat niki sukai akhirnya Annalise pun bersahabat dengan mereka. Ada juga Oliver (Maxime Bouttier), kapten basket sekolah sebelah yang menjadi pacar Pertama Niki

Persahabatan yang berbeda jenis tidak jarang menimbulkan peraasaan yang lebih diantaranya . Hal ini sendiri pun dialami Nata ia menyayangi niki lebih dari seorang sahabat saat ia tau ia cemburu jika niki selalu bersama oliver , Niki mengetahui hal ini saat ia mendengar sendiri obrolan Nata dengan Anna. Nata mengatakan bahwa ia menyayangi Niki, sebelumnya Annalise juga mengatakan bahwa ia menyukai Nata . Perasaan yang tumbuh diantara mereka menyebabkan persahabatan mereka runyam .Sejak saat itu Niki berusaha menjauh dari Nata setiap bertemu dengannya . Tetapi Nata dan Annalise berusaha mengerti dengan sikap Niki.

                  Seperti acara acara modern saat ini Sekolah mereka mengadakan prom untuk acara perpisahannya . Tidak disangka pacar Niki yaitu Oliver bukan datang dengannya melainkan dengan temannya Helena (Stevani Nepa). Merasa sakit hati Niki pulang diiringi dengan Nata yang menemaninya, setibanya dirumah Nata mengatakan bahwa ia harus pergi ke Austria untuk sekolah musik. Keesokan harinya Niki tidak sempat mengantar Nata . Ia merasa sedih dan kehilangan saat ia menerima sebuah amplop biru yang berisikan surat cinta Nata pada dirinya .

               Selang 5 tahun kemudian Niki sudah menjadi desainer muda . Tidak disengaja ia menemukan surat yg terjatuh , surat dari seorang Nata pada saat itu dan akhirnya Niki memutuskan untuk menemui Nata di austria . Tidak sia sia Niki berhasil menemukan Nata sedang bermain piano dan pada saat mereka berkeliling menggunakan delman Niki memberi surat kepada Nata yang bertuliskan "its always been you too" yang berarti bahwa Niki membalas perasaan Nata pada nya.

               Sayang, dimana dalam adegan Niki datang ke prome night kelulusan sekolahnya sendiri tanpa di temani kekasihnya ia merasa dihianati oleh kekasihnya yang datang bersama teman cheerledersnya, Helena. Adegan tersebut, membuat cerita Refrain nyaris seperti sinetron datar, dan alurnya sangat membosankan . Juga peran Annalise yang terlalu kaku dan memaksakan terlihat sekali jika ia pemain baru .Dan itu sedikit kekurangan dari film ini.

              Namun , Setting terakhir film refrain banyak menggambil suasana kota austria yang dikenal kota musik , kota yang ramah dan berhasil membuat cerita di film ini semakin menarik dan ending yang manis.
Juga kelebihan lainnya dalam film ini adalah dialog yang digunakan kekinian membuat para penonton merasa semua kata perkata yang keluar adalah alami tidak dari skrip.  dan adegan2 lucu dimana peran Niki yang ceroboh dan supel berbanding terbalik dengan sikap Nata, keaktingan mereka berdua patut di ancungu jempol dalam film ini. Membuat kekurangan2 nya tertutupi.

               Dilihat dari persahabatan yang membuahkan cinta film ini bisa dibandingkan dengan film Milli dan Nathan tetapi di film itu Nathan langsung berani mengungkapkan perasaannya dan Milli juga tidak masalh hingga akhirnya penonton dibawa dengan kisah percintaan mereka dengan berbagai konflik yang lumayan tidak membosankan dan bisa juga dilihat dengan ending film ini Milli dan Nathan tidak bersatu melainkan Nathan yang pergi meninggalkan Milli . Tidak dengan film Refrain yang Happy Ending nya sudah bisa ditebak.

                 Film ini pun sangat cocok untuk para remaja dan para penggemar Maudy Ayunda dan Afgan dimana soundtracknya juga mereka yang menyanyikan. Quotes2 dari buku karangan Winna Efendi juga dapat diambil dari film ini .


Sekian teks ulasan yang saya buat untuk memenuhi tugas sekolah saya . Mohon maaf jika ada penyampaian kata yang salah . Mohon coment untuk memperbaiki :) terimakasih




Sunday, 1 March 2015

TEKS ULASAN FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK

‘’ Patahnya Hati Seorang Zainuddin’’

Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck merupakan film drama romantic yang diadaptasikan dari novel yang berjudul sama karangan Buya Hamka . film ini di sutradai oleh Sunil Soraya . dengan masa riset dan produksinya selama 5 tahun film ini sukses menjadi film karya rumah produksi Soraya intercine film termahal yang pernah dibuat

Dikisahkan  dengan latar  zaman dulu tahun 1930. Zainuddin (Herjunot Ali ) seorang laki – laki yang berasal dari Makasar pergi berlayar menuju tanah kelahiran ayahnya di Batipuh . Diantara indahnya ranah minangkabau ia bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Hayati ( Pevita Pearce ) , yang merupakan kembang desa di daerahnya . pada akhirnya seiring berjalannya waktu merekapun jatuh cinta

Layaknya orang yang sedang jatuh cinta mereka pun ingin melanjutkan hubungannya tetapi tidak di restui melainkan karena alasan Zainuddin bukanlah seorang berdarah minang asli dan tidak termasuk pria mapan . karena itu ia disuruh pergi dan Zainuddin pun pergi ke Padang panjang untuk memperdalam ilmunya yang sebelumnya hayati mengatakan bahwa ia akan menunggunya tetapi janji itupun sendiri dilanggar Hayati yang memilih untuk menikah dengan Aziz (Reza Rahadian) seorang pria mapan . Hal itu pun diketahui Zainuddin  , merasa kecewa dan patah hati Zainuddin didorong sahabatnya Bang muluk ( Randy Nidji) untuk bangkit dan dorongan sahabatnya itupun sukses membuat ia menjadi berhasil dan kaya .

Ditengah kesuksesannya Zainuddin pun kembali bertemu Hayati dengan suaminya yang sedang mengalami kesulitan ekonomi dengan kebaikan hatinya ia pun memperbolehkan hayati dan suaminya tinggal dirumahnya hingga suatu ketika Aziz pun meninggal dunia dan hayati pun disuruh pulang kekampung halamannya dengan menaiki sebuah kapal . selang perjalanan kapal yang di tumpangi Hayati pun tenggelam dan Hayati pun meninggal dunia.

Melihat endingnya kemiripan film ini bisa dilihat dengan film Titanic yang menampilkan alur romantisme namun didalam film Titanic dijelaskan dengan rinci bagaimana kapal itu bisa tenggelam dan jika di  film ini tragedi tenggelamnya kapal sangatlah tidak jelas dan durasinya sangatlah cepat di akhir perfilman namun mengapa judul film ini ‘’ Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck’’ ? bukankah judul merupakan tema sebagian besar dari isi ? .

Sangat disayangkan film ini sangatlah menipu jika dilihat dari posternya yang menampilkan tragedi kapal yang ingin tenggelam dan juga judulnya.  film ini dimuat dengan latar tahun 1930 pun juga hanya menampilkan latar seaadanya dengan menggambil setting kota tua,  editanya pun juga kurang bagus dan sangat terlihat editan ketika kapal itu tenggelam. film ini juga seharusnya bisa dengan sedikit teliti lagi dilihat dari batu nisan yang bertuliskan ‘’ hayati ‘’ padahal sebelumnya saat ia membeli tiket  bertuliskan ‘’ hajati’’ karena mengikuti tukisan zaman dulu. dilihat dari kekurangannya ini pun bisa ditutupi dengan acting para pemain yang cukup bagus dan kisah cinta yang menarik membuat para penonton masuk kedunianya .


Dari penggambaran film tersebut kita dapat pelajaran untuk tidak patah semangat hanya karena patah hati dan betapa pentingnya peran sahabat dalam kehidupan tidak hanya ada dalam senang teteapi dalam duka . cinta juga tidak memandang harta ataupun siapa dia dari mana dia karena rezeki juga tidak ada yang tau dan bukan manusia yang menentukan .kata2 indah buya hamka juga dapat diambil dari dialog2 film ini.



Sekian teks ulasan yang saya buat untuk memenuhi tugas sekolah bahasa indonesia saya . mohon masukannya ya ^_^